shape

Apa itu Ebola?

26 September 2022

Posted by : Yuyun Yuniar

Facebook Share Whatsapp Share Twitter Share Telegram Share
Apa itu Ebola?

Sobat salam, begitu banyak jenis penyakit mematikan di dunia ini. Penyebabnya bisa dari gaya hidup yang tidak sehat sampai virus yang berasal dari hewan. Salah satunya adalah virus Ebola yang ditemukan pada hewan.

Apa itu Ebola?

Ebola adalah salah satu dari beberapa jenis virus penyebab demam berdarah, yang disebabkan oleh infeksi virus dari genus Ebolavirus. Tingkat kematian akibat Ebola bervariasi tergantung pada jenisnya. Misalnya, Ebola-Zaire dapat memiliki tingkat kematian hingga 90 persen. Sementara Ebola-Reston tidak pernah menyebabkan kematian pada manusia.

Faktor Risiko Ebola

Beberapa faktor risiko Ebola, antara lain :

  • Berkunjung ke negara-negara di Afrika.
  • Penelitian dengan menggunakan hewan percobaan.
  • Petugas kesehatan yang kontak dengan pengidap.
  • Petugas kamar jenazah yang mengurus jasad pengidap.
  • Kontak dengan hewan yang terjangkit ebola.

Penyebab Ebola

Penyakit ini disebabkan oleh virus Ebola yang awalnya ditemukan pada hewan, seperti monyet, simpanse, dan primata lainnya. Virus Ebola disebarkan melalui kontak langsung darah atau cairan tubuh pengidap seperti urine, tinja, air liur, serta air mani, dengan hidung, mata, mulut, atau luka terbuka pada orang sehat.

Bagaimana Infeksi Ditularkan?

Pasien yang sakit parah membutuhkan perawatan suportif intensif. Penyakit virus Ebola (EVD) sering ditandai dengan timbulnya demam secara tiba-tiba, kelemahan yang hebat, nyeri otot, sakit kepala, dan sakit tenggorokan.

Berikut proses penularan virus Ebola :

  • Kontak langsung dengan darah.
  • Cairan tubuh.
  • Jaringan hewan atau manusia yang terinfeksi.

Ebola cenderung menyebar dengan cepat melalui keluarga, lingkungan sekitar, dan kerabat terdekat.

Jangka waktu dari infeksi Ebola hingga timbul gejala berkisar antara 2 hingga 21 hari.

Bagaimana Penularan Ebola Antar Manusia?

Seseorang dapat tertular ebola melalui beberapa cara yaitu :

  • Kontak langsung melalui kulit yang luka dan selaput lendir dengan darah, organ tubuh, atau cairan tubuh lain dari orang yang terinfeksi.
  • Kontak tidak langsung dengan lingkungan yang terkontaminasi dengan cairan tersebut.
  • Paparan benda yang terkontaminasi, seperti jarum.
  • Berkunjung ke rumah duka di mana pelayat berkontak langsung dengan tubuh pasien.
  • Paparan air mani orang yang terinfeksi Ebola atau yang telah pulih dari penyakit.
  • Kontak dengan pengidap yang diduga atau dikonfirmasi terinfeksi Ebola.

Tanda Gejala Ebola

Gejala yang ditimbulkan virus Ebola umumnya dirasakan pengidap dalam 5-10 hari setelah terinfeksi. Beberapa gejalanya, antara lain:

  • Demam.
  • Nyeri kepala yang berat.
  • Menggigil.
  • Lemah.
  • Mual dan muntah.
  • Diare yang dapat disertai darah.
  • Mata merah.
  • Ruam pada kulit.
  • Nyeri dada.
  • Batuk.
  • Penurunan berat badan.
  • Perdarahan dari mata, telinga, hidung, dan anus.

Beberapa pasien mungkin mengalami gejala lain, seperti:

  • Cegukan.
  • Sakit tenggorokan.
  • Sakit dada.
  • Sulit bernapas.
  • Kesulitan menelan.
  • Pendarahan di dalam dan di luar tubuh.

Pencegahan Ebola

Pencegahan terpenting untuk mencegah penularan virus Ebola, salah satunya adalah dengan tidak berpergian ke negara-negara di Afrika saat Ebola sedang mewabah.

Sementara itu pencegahan penularan yang dapat dilakukan yaitu :

  • Memastikan semua petugas kesehatan memakai pakaian pelindung.
  • Menerapkan tindakan pengendalian infeksi, seperti sterilisasi peralatan lengkap dan penggunaan desinfektan secara rutin.
  • Mengisolasi pengidap ebola dari kontak dengan orang yang tidak terlindungi.
  • Sterilisasi menyeluruh dan pembuangan jarum yang tepat di rumah sakit sangat penting dalam mencegah infeksi lebih lanjut dan menghentikan penyebaran wabah.
  • Sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air. Bila perlu gunakan alkohol pembersih tangan jika tidak ada sabun.
  • Pastikan buah dan sayuran dicuci dan dikupas sebelum dimakan.
  • Hindari kontak fisik dengan siapapun yang memiliki kemungkinan gejala infeksi.

Apabila Sobat merasakan gejala-gejala di atas, segera hubungi dokter. Penanganan yang tepat dapat meminimalisir akibat sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan. Namun jika tidak memungkinkan untuk pergi ke RS/klinik, panggil saja Layanan Dokter Ke Rumah Salam Homecare! Dokter kami siap 24/7 ke rumah Sobat loh! Khusus bulan ini juga ada promo menarik, yuk cek promo kami dibawah ini sebelum kehabisan!

shape
shape