shape

Bruce Willis Mundur dari Dunia Akting Karena Aphasia

02 April 2022

Posted by : Yuyun Yuniar

Facebook Share Whatsapp Share Twitter Share Telegram Share
Bruce Willis Mundur dari Dunia Akting Karena Aphasia

Sobat Salam, siapa yang tak mengenal aktor Hollywood Bruce Willis? Kabarnya ia berhenti dari dunia akting setelah didiagnosis mengidap afasia/aphasia, masalah kesehatan yang mempengaruhi kemampuan kognitif.

“Bruce telah mengalami beberapa masalah kesehatan dan baru-baru ini didiagnosis menderita aphasia, yang mempengaruhi kemampuan kognitifnya,” kata Rummer Willis, putri Bruce Willis dalam unggahan di akun instagramnya.

Melansir dari Al Jazeera, Bruce Willis (67) memulai ketenarannya sesudah tampil dalam serial TV drama komedi tahun 1980-an, Moonlighting. Lalu, ia dikenal sebagai polisi heroik yang terkenal dengan jargonnya “Yippee Ki Yay” dalam lima film Die Hard.

Apa Itu Aphasia

Bruce Willis Mundur dari Dunia Akting Karena Aphasia
Source : Tribunnews.com

Melansir dari Mayo Clinic, penyakit aphasia biasanya terjadi tiba-tiba sesudah stroke atau cedera kepala. selain itu juga, aphasia terjadi secara bertahap dari tumor otak yang tumbuh lambat atau penyakit yang menyebabkan kerusakan permanen dan progresif.

Tingkatan parahnya aphasia tergantung pada beberapa kondisi, termasuk penyebab dan tingkat kerusakan otak. Kalau penyebabnya sudah diatasi, pengobatan utama untuk aphasia adalah terapi wicara dan bahasa.

Jenis Dan Gejala Aphasia

Bruce Willis Mundur dari Dunia Akting Karena Aphasia

Berikut ini merupakan jenis-jenis dari aphasia, antara lain :

1. Aphasia Wernicke

Afasia Wernicke (Afasia Reseptif / Sensory Aphasia) biasanya disebabkan oleh kerusakan otak di bagian kiri tengah. Pengidap jenis ini sebenarnya mampu untuk berbicara, tapi tidak mampu membangun kalimat yang tertata dengan baik. Selain itu juga, aphasia wernicke bisa mengganggu kemampuan dalam menulis dan membaca.

2. Aphasia Broca

Afasia Broca (Afasia Ekspresif / Motor Aphasia) biasanya disebabkan oleh kerusakan otak di bagian kiri depan. Pengidap jenis ini membutuhkan usaha ekstra untuk bisa merangkai kalimat. Biasanya, mereka hanya bisa mengucapkan tiga sampai empat kata saja saat berbicara.

3. Aphasia Anomik

Pengidap jenis ini kesulitan untuk menemukan kata-kata yang ingin dipakai. Jadinya, mereka menyiasatinya dengan memakai kosa kata yang tidak jelas.

4. Aphasia Global

Pengidap jenis ini merupakan yang terparah dan biasanya terjadi ketika seseorang baru saja mengalami stroke. Pengidap aphasia global kesulitan berbicara, bahkan tidak mampu memahami lawan bicara.

5. Aphasia Progresif Primer

Afasia progresif primer jarang terjadi dan sulit ditangani. Aphasia jenis ini merupakan kondisi yang langka terjadi. Pada dasarnya, aphasia progresif primer adalah bentuk lain dari demensia, sehingga pengidapnya kehilangan kemampuan untuk berbicara, menulis, dan membaca.

Tetap jaga kesehatan ya Sob! Dan jika anda merasa gejala sakit yang cukup mengkhawatirkan, tapi tidak memungkinkan untuk pergi ke rumah sakit, Layanan Dokter ke Rumah Salam Homecare Solusinya! Kami siap 24/7 untuk anda loh. Harga terjangkau, tenaga medis terlatih dan bersertifikat, dengan layanan konsultasi sepuasnya GRATIS! Ada promo juga loh bulan ini. Yuk cek promo sekarang!

Baca Juga :

shape
shape