shape

Perlu Tahu! Inilah Fakta Gula

31 May 2022

Posted by : Yuyun Yuniar

Facebook Share Whatsapp Share Twitter Share Telegram Share
Perlu Tahu! Inilah Fakta Gula

Sobat Salam, gula pasti selalu ada dalam setiap bumbu tambahan masakan Bunda kan? Selain itu, gula juga selalu dikaitkan sebagai penyebab naiknya berat badan, kerusakan gigi, dan berbagai penyakit kronis. Tapi selain bumbu masakan, apakah gula memang hanya berdampak buruk untuk tubuh?

Banyak jenis gula yang secara alami ditemukan dalam makanan, yaitu fruktosa dan laktosa. Sebenarnya gula jenis ini aman untuk dikonsumsi.

Jenis gula yang membahayakan kesehatan adalah gula buatan seperti sukrosa, yang ditemukan dalam makanan permen, kue, es krim, roti, sereal dan saus tomat. Asupan gula yang berlebihan bisa meningkatkan risiko diabetes, obesitas, dan hipertrigliseridemia.

Sebagian besar makanan yang dikemas dan frozen food juga mengandung gula yang tinggi. Karena itu sobat disarankan untuk membaca label sebelum mengonsumsi makanan kemasan itu.

Data dari Cleveland Clinic, disarankan untuk mengonsumsi gula tidak lebih dari 100 kalori atau 25 gram sehari yang setara dengan enam sendok teh.

Aturan Usia Penggunaan Gula

Perlu Tahu! Inilah Fakta Gula
Source : Klikdokter.com

Data Kesehatan Nasional Inggris menyatakan bahwa batas aman konsumsi gula juga tergantung pada usia.

Inilah batas aman untuk konsumsi gula berdasarkan dari usia :

1. Orang Dewasa

Orang dewasa tidak diperbolehkan mempunyai lebih dari 30 gram gula per hari.

2. Anak-anak Usia 7-10 tahun

Anak-anak usia 7 tahun sampai 10 tahun tidak boleh mengonsumsi lebih dari 24 gram gula per hari.

3. Anak-anak Usia 4-6 Tahun

Anak-anak yang usianya 4 sampai 6 tahun tidak boleh mengonsumsi lebih dari 19 gram gula per hari. Sedangkan tidak ada batasan pedoman untuk anak-anak dibawah usia 4 tahun.

Fakta Menarik Gula

Perlu Tahu! Inilah Fakta Gula
Source : Canva.com

Mengutip dari Huffington Post, berikut ini hal yang mengejutkan dari gula :

1. Gula bisa merusak jantung

Sebuah studi dalam Journal of American Heart Association 2013 menunjukkan bukti kuat bahwa gula benar-benar mempengaruhi mekanisme pemompaan jantung dan meningkatkan risiko gagal jantung.

Studi menemukan sebuah molekul dari gula serta patinya yang disebut glukosa metabolit glukosa 6-fosfat (G6P) bertanggung jawab dalam perubahan protein pada otot jantung.

2. Gula melemahkan otak

Sebuah studi tahun 2009 menemukan hubungan positif antara konsumsi gula dan penuaan sel yang bisa mengakibatkan hal sederhana seperti keriput atau bahkan penyakit kronis.

Studi tahun 2012 menunjukkan bahwa konsumsi gula berlebih terkait dengan berkurangnya memori dan kesehatan kognitif secara keseluruhan.

3. Gula ada kaitannya dengan produksi sel kanker dan mempengaruhi kelangsungan sel kanker

Gula ada kaitannya dengan insulin. Saat mengonsumsi gula secara berlebihan, maka tubuh akan mengalami kondisi yang disebut dengan resisten insulin.

Sebuah studi tahun 2013 menemukan bahwa gula dalam usus memicu pembentukan hormon yang disebut dengan GIP dikontrol protein B-catein yang benar-benar tergantung pada kadar gula dan sewaktu-waktu bisa meningkatkan insulin yang dilepaskan oleh pankreas.

4. Gula dan alkohol mempunyai efek toksik hati yang sama

Studi tahun 2012 dalam Jurnal Nature menunjukkan bukti bahwa fruktosa dan glukosa lebih mempunyai efek toksik pada hati sebagai metabolisme etanol. Etanol dalam minuman beralkohol mempunyai kemiripan dengan jalur metabolik yang dilakukan fruktosa.

Selain itu, gula juga meningkatkan risiko beberapa kondisi yang diakibatkan oleh alkohol. Studi tahun 2013 menemukan bahwa kerusakan hati bisa terjadi tanpa kelebihan kalori atau bertambahnya berat badan.

5. Gula secara khusus menimbulkan lemak di perut

Salah satu faktor yang tampaknya berperan penting pada obesitas anak dan remaja adalah akumulasi lemak di daerah perut. Penyebabnya karena banyak mengonsumsi minuman kaya fruktosa.

Studi tahun 2012 menemukan bahwa anak-anak dengan asupan fruktosa berlebih (bukan glukosa) menyebabkan berkembangnya sel-sel lemak visceral yang bisa membuat perut besar dengan risiko penyakit jantung dan diabetes yang lebih besar pula.

Intinya, sobat boleh mengonsumsi gula, asal tidak berlebihan ya. Stay Health, Sob!

Sobat butuh cek gula darah atau tes laboratorium lainnya? Tapi repot harus antri di puskesmas/klinik berjam-jam? Ya Layanan Pemeriksaan Laboratorium Homecare solusinya! Layanan check up lengkap langsung datang ke rumah Sobat loh! Yuk cek sekarang!

shape
shape