shape

Penting! Perhatikan Hal ini Saat Merawat Lansia

21 February 2023

Posted by : Yuyun Yuniar

Facebook Share Whatsapp Share Twitter Share Telegram Share
Penting! Perhatikan Hal ini Saat Merawat Lansia

Sobat Salam, merawat orang tua yang sudah lanjut usia memang sebuah keharusan yang dilakukan oleh seorang anak atau anggota keluarga lainnya. Meskipun dalam perawatan lansia ini gampang gampang susah. Hal ini disebabkan kondisi lansia yang mengalami penurunan fungsi baik fisik maupun mental.

Ada beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian khusus dalam merawat lansia. Hal ini agar kita dapat membantu lansia secara optimal dan juga bisa tetap memperhatikan diri kita yang memutuskan untuk merawat lansia.

Apa saja hal yang harus diperhatikan saat merawat lansia?

Berikut ini beberapa hal yang perlu Sobat Salam perhatikan dalam merawat lansia, di antaranya adalah :

1. Memprioritaskan keamanan lansia

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam merawat lansia adalah keamanannya. Pertambahan usia memang membuat tubuh menjadi tidak sekuat dahulu. Hal ini membuat lansia lebih rentan jatuh dan cedera. Untuk menghindari hal tersebut, lakukan modifikasi terhadap tempat tinggal agar memberikan keamanan dan kenyamanan bagi lansia.

Sebagai contoh, Sobat bisa mengatur tata letak benda yang sering digunakan oleh lansia atau iarang digunakan. Agar mudah dijangkau dan tidak berserakan sehingga membuat lansia kesulitan untuk menjangkaunya.

2. Perhatikan kebutuhan nutrisi

Penting memerhatikan kebutuhan gizi untuk lansia sebagai bagian dari perawatan lansia. Meski sudah lansia namun tetap memerlukan zat gizi yang seimbang dan beragam. Sobat bisa menerapkan pola makan sehat lansia dapat membantu mencegah timbulnya penyakit.Untuk mengatasi selera makan yang menurun, Sobat dapat mencoba tips berikut:

  • Beralih ke porsi makan untuk lansia yang lebih sedikit tetapi memberikannya dengan frekuensi yang lebih sering.
  • Meningkatkan asupan kalori dengan mengonsumsi olahan susu seperti keju.
  • Menghindari mengonsumsi makanan tinggi lemak dan gula seperti minuman ringan, kue, dan biskuit.
  • Untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya Sobat bisa menambahkan buah dan sayur ke dalam menu makan harian lansia. Namun apabila lansia mengalami kesulitan untuk mengunyah, Sobat bisa mengolahnya menjadi jus untuk memudahkan lansia mengonsumsi makanan tersebut.

3. Membantu lansia untuk tetap aktif berkegiatan

Lansia yang terlalu banyak sendirian di rumah tanpa melakukan kegiatan yang berarti biasanya akan cenderung mudah merasa kesepian, terisolasi dan rentan terhadap depresi. Maka dari itu sebagai perawat kita harus membantu lansia agar bisa aktif berkegiatan dan bertemu banyak orang.

Hal ini bisa sangat membantu agar lansia merasa hidupnya lebih berarti, dan berbagai pikiran dan perasaan pemicu stres lainnya bisa hilang. Selain itu, lansia yang aktif dan bahagia cenderung memiliki tubuh yang lebih sehat dan kuat.

Baca Juga Bagaimana Menjadi Caregiver yang Efektif untuk Lansia

5. Menerima bantuan dari orang lain

Merawat lansia seorang diri bukan perkara mudah. Apalagi, perawatan lansia sering kali menguras pikiran dan tenaga seorang perawat. Demi kesehatan fisik dan mental tetap terjaga, jangan ragu untuk menerima atau bahkan meminta pertolongan kepada orang lain, khususnya anggota keluarga, teman, dan tetangga.

Semakin banyak yang membantu untuk melakukan perawatan lansia, semakin ringan pula beban sebagai perawat. Setidaknya, bisa berbagi tugas dengan anggota keluarga yang menawarkan bantuan.

6. Memahami kondisi kesehatan lansia

Perawatan lansia merupakan salah satu hal yang sangat penting, khususnya bagi penyandang disabilitas atau memiliki penyakit tertentu. Sebagai perawat, tentu harus memahami betul kondisi kesehatan lansia agar siap terhadap berbagai kemungkinan yang terjadi.

Perawat lansia pun perlu mengajak orang lain yang berkaitan, misalnya anggota keluarga, untuk sama-sama memahami kondisi kesehatan lansia. Hal ini disebabkan, ada kemungkinan bahwa mereka suatu saat akan ikut merawat dan menjaganya.

7. Membuat jadwal dengan anggota keluarga lain

Jika sudah melakukan perawatan bersama dengan anggota keluarga lain, cobalah untuk menyusun jadwal untuk bergantian merawat dan menjaga lansia. Hal ini akan memudahkan perawat lansia dan anggota keluarga lain untuk adil dalam berbagi tugas dan mentaatinya.

8. Memastikan lansia selalu dalam pengawasan

Usahakan untuk selalu memastikan lansia berada dalam pengawasan perawat atau orang lain. Hindari membiarkan lansia benar-benar sendirian.

Pasalnya, kita mungkin tidak akan mengetahui dengan pasti apa yang terjadi pada lansia jika ia sendirian. Jika tidak bisa mengawasinya setiap saat, setidaknya mintalah pertolongan kepada orang lain untuk membantu mengawasi lansia tersebut.

9. Menjaga kesehatan diri sendiri

Tugas sebagai perawat lansia biasanya akan membuat orang tersebut terlalu sibuk memperhatikan lansia daripada kebutuhan dirinya sendiri. Hal ini sebenarnya tidak baik, karena kesehatan fisik maupun mental seorang perawat lansia pun perlu diperhatikan.

Perawatan diri sendiri adalah hal penting yang tidak boleh diepelekan. Jika memang sudah tidak mampu lagi dan membutuhkan waktu untuk beristirahat sejenak, jangan ragu untuk meminta bantuan kepada orang lain dalam merawat lansia. Kesehatan fisik dan mental yang baik dari seorang perawat bisa terpancar dan membuat lansia ikut merasakannya.

shape
shape