shape

7 Gejala Luka Diabetes yang Perlu Diwaspadai

13 March 2023

Posted by : Yuyun Yuniar

Facebook Share Whatsapp Share Twitter Share Telegram Share
7 Gejala Luka Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Sobat Salam, kadar gula darah yang tinggi pada penderita diabetes membuatnya harus berhati-hati apabila memiliki luka. Pasalnya kadar gula darah yang tinggi inilah yang menebabkan luka sulit semuh. Karena sirkulasi darah menjadi lambat dalam proses penyembuhan luka.

Apabila pengidap diabetes terluka maka harus segera mendapatkan penanganan yang tepat agar tidak menjalar ke organ tubuh lainnya. Apa saja tanda luka diabetes yang seringkali muncul dan butuh segera ditangani? Berikut beberapa tanda gejala dari luka diabetes yang muncul di kulit menurut American Academy of Dermatology Association.

7 Gejala Luka Diabetes yang Perlu Diwaspadai

1. Bercak kuning, kemerahan, atau cokelat di kulit

Munculnya bercak kuning, kemerahan, atau cokelat pada kulit bisa jadi gejala luka diabetes yang tak boleh diabaikan. Kondisi kulit ini awalnya berupa benjolan kecil mirip jerawat. Setelah berkembang, benjolan berubah menjadi bercak di kulit yang membengkak dan keras. Selain muncul bercak di kulit, ciri-ciri luka diabetes ini disertai tanda kulit sekitar luka jadi mengkilap, pembuluh darah jadi terlihat jelas, serta kulit terasa gatal dan nyeri.

2. Kulit melepuh tanpa sebab jelas

Ciri-ciri luka diabetes lepuh ini umumnya berukuran cukup besar, muncul sekelompok luka lepuh, atau kombinasi keduanya. Lepuh bisa muncul di tangan, kaki, atau lengan bawah. Terkadang, tampilan lepuh mirip luka bakar atau tersengat benda panas. Bedanya dengan luka bakar biasanya, luka lepuh pada penyandang diabetes tidak terasa nyeri.

3. Infeksi kulit

Tanda gejala luka diabetes lain yang umum dialami, yaitu munculnya infeksi kulit. Infeksi kulit pada penyandang diabetes ditandai dengan gejala kulit terasa panas, bengkak, dan nyeri. Selain itu, muncul ruam yang gatal, terkadang ada luka lepuh kecil, kulit bersisik atau kering, atau ada cairan putih yang keluar dari luka. Infeksi kulit bisa muncul di berbagai bagian tubuh penyandang diabetes, misalkan di antara jari-jari kaki, sekitar kuku, sampai di kulit kepala.

4. Muncul luka terbuka

Kondisi gula darah yang tinggi dalam waktu lama dapat membuat diabetes tak terkontrol. Salah satu dampaknya, muncul luka terbuka yang sulit sembuh karena peredaran darah tidak lancar dan saraf rusak. Ciri-ciri luka diabetes yang cukup umum ini biasanya muncul di kaki. Luka terbuka pada penyandang diabetes ini dalam dunia medis disebut ulkus diabetikum.

5. Terdapat bercak hitam mirip bekas luka di kulit

Kondisi kulit ini memicu terbentuknya bercak hitam sampai membentuk garis mirip bekas luka di kulit. Umumnya, bercak hitam mirip bekas luka ini muncul di tulang kering. Namun, tidak menutup kemungkinan bercak hitam dan bekas luka terlihat di lengan, paha, atau area tubuh lainnya.

6. Muncul beruntusan merah atau kekuningan

Ciri-ciri luka diabetes lainnya bisa berupa beruntusan kuning kemerahan mirip jerawat. Tidak seperti jerawat yang hanya berwarna kemerahan, warna beruntusan pada diabetes bisa kekuningan. Beruntusan ini bisa muncul di bokong, paha, lekukan tubuh, siku, atau lutut. Benjolan kecil berisi air ini juga terasa gatal. Beruntusan bisa muncul saat gula darah tinggi tidak terkendali dan bisa sembuh setelah diabetes terkontrol.

7. Kutil tumbuh di beberapa area tubuh

Ciri-ciri diabetes yang nampak pada kulit lainnya yakni munculnya kutil. Meski tidak berbahaya, kutil bisa jadi tanda terlalu banyak insulin dalam darah. Kutil pada penyandang diabetes bisa muncul di kelopak mata, leher, ketiak, dan selangkangan. Masalah pada kulit seperti luka diabetes perlu mendapatkan penanganan serius agar tidak timbul komplikasi.

Baca Juga Perawatan Diabetes yang Tepat

shape
shape