Tips Komunikasi Efektif Bersama Lansia
25 February 2023
Posted by : Yuyun Yuniar

Sobat Salam, salah satu cara dalam merawat lansia agar tidak mudah stress adalah dengan banyak mengajaknya bersosialisasi dan mengobrol. Karena dengan hal ini, dipercaya akan mengurangi kebosanan dan rasa cemas lansia.
Namun untuk mengobrol dengan lansia memiliki kebiasaan yang berbeda jika dibandingan dengan mengobrol bersama individu pada biasanya yang masih remaja atau sebaya. Hal ini disebabkan pengalaman, budaya, dan nilai-nilai yang dianut lansia telah berbeda zaman dengan kita.
Lalu bagaimana cara efektif agar dapat mengobrol dengan lansia? Sebelum itu. Sobat perlu mengetahui beberapa faktor yang menjadi keterbatasan fisik pada lansia yang dapat memengaruhi caranya mengobrol.
Baca Juga Mengenal Profesi Caregiver Lansia
Faktor Fisik Lansia yang Mempengruhi Pola Bicara
- Penurunan fungsi pendengaran
- Penurunan fungsi penglihatan
- Gangguan berbicara
- Emosional yang tidak stabil
- Perubahan sosial
- Penurunaan sensori memori
Setelah mengetahui adanya penurunan beberapa fungsi fisik yang memengaruhi gaya bicara pada lansia di atas, maka dari itu kita perlu mengetahui beberapa cara agar dapat berkomunikasi dengan baik bersama lansia.
Tips Komunikasi Efektif Bersama Lansia
1. Menjadi Pendengar yang Baik Saat Berbicara
Karena pada saat lansia, seseorang akan merasa dirinya lebih berumur dan mempunyai pengalaman hidup yang llebih banyak daripada seseorang yang lebih muda darinya. Jadi biasanya lansia akan banyak berbagi pembicaraannya dalam durasi yang lama. Maka dari itu jangan sekali-kali menyela atau memotong pembicaraannya, karena hal itu bisa dianggap tidak sopan dan membuat suasana hati lansia jadi membruk.
2. Mengalah dan Menerima Opini
Dalam sebuah komunikasi, pasti akan ada perbedaan opini ya. Nah jika lansia yang sedang berkomunikasi dengan kkita tidak setuju pada opini kita, aaikan saja tidak perlu beragumen. Sebaliknya cobalah berkompromi ketika akan mengambil keputusan bila memungkinkan.
Hal ini harus dijaga karena biasanya seseorang yang sudah lansia memiliki sensitivitas emosional yant tinggi, jadi kita yang harus bersabar dan mengalah.
3. Jangan Memerikan Saran Kecuali Diminta
Orang tua yang sudah lansia pasti selalu ingin memberikan nasihat dan menginginkan anak-anaknya mendengarkan. Tapi sebaliknya, bagi beberapa lansia terkadang sulit untuk menerima saran baik dari anak maupun perawat.
Jadi sebaiknya hindari memeberikan saran secara langsung tanpa diminta ya Sob. Meskipun begitu, kita juga tetap harus memberikan dukungan dan dorongan. Bisa melalui pihak lain yang posisinya netral untuk memberikan saran.
4. Hindari Pola Bicara yang Merendahkan
Hal satu ini juga harus dihindari saat berbicara dengan lansia ya Sob. Hindari berbicara seorlah-olah mereka adalah anak-anak, teruta jika kita sedang berbicara dengan lansia yang mengalami demensia. Sebab pola berbicara seperti itu diaanggap sebagai pola bicara yang merendahkan.
5. Volume suara Keras Bukan membentak
Dikarenakan adanya penurunan fungsi pendengaran pada lansia, hal ini pasti menjadi kesulitan sendiri pada saat berkomunikasi dengan lansia. Tipsnya, gunakan kalimat sederhana agar mudah dipahami dengan volume suara yang jelas tapi bukan berteriak. Hindari juga berbicara terlalu cepat untuk menghindari kesalahpahaman.
6. Pilih Suasana Nyaman dan Tidak Berisik
Faktor tempat juga sangat mempengaruhi dalam berkomunikasi dengan lansia. Agar lansia bisa lebih fokus saat berkomunikasi, pastikan tempat untuk berbicaranya yang minim dari kebisingan. Hak ini juga agar pesan atau informasi dapat disampaikan dengan baik.
7. Ciptaka Suasana Ceria
Hindari untuk mengobrol terlalu serius dengan lansia. Cobalah untuk lebih terbuka pada momen-momen lucu yang mungkin saja muncul saat berkomunikasi. Agar tercipta suasana lebih santai dan mengurangi ketegangan. Sebab tertawa bersama dapat membangun kedekatan dan mengurangi stress pada lansia.
Nah itu dia beberapa tips berkomunikasi yang efektif dengan lansia. Kuncinya harus banyak Sabar dan terbuka ya Sob.