shape

Kenapa Muncul Bau Kaki? Bagaimana Cara Mengatasinya?

25 May 2022

Posted by : Yuyun Yuniar

Facebook Share Whatsapp Share Twitter Share Telegram Share
Kenapa Muncul Bau Kaki? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Sobat Salam, bau tidak sedap di kaki seringkali membuat penderita terganggu dan merasa tidak percaya diri. Bahkan orang lain pun tentu akan merasa terganggu dengan baunya.

Faktanya, kaki adalah salah satu anggota tubuh yang mempunyai kelenjar keringat terbanyak, sehingga berisiko menghasilkan keringat berlebih dan menimbulkan bau. Sebenarnya, kelenjar ini menghasilkan keringat sepanjang hari memiliki fungsi untuk mengatur suhu tubuh dan menjaga kelembapan kulit. Bau kaki ini juga tidak hanya disebabkan oleh keringat di kaki loh, apa saja ya penyebab bau kaki?

Penyebab Bau Kaki

Ilustrasi kaki dan sepatu olahraga
Source : lifestyle.kompas.com

Dilansir dari NHS, penyebab utama dari bau kaki adalah keringat dan pemakaian alas kaki yang sama setiap hari.

Bakteri juga bisa menjadi penyebab bau kaki. Ada banyak jenis bakteri di bagian bawah kaki yang terus-menerus diproduksi kaki melalui keringat.

Selain bakteri, jamur juga bisa jadi penyebab bau kaki. Jamur tumbuh subur di daerah yang hangat dan lembap.

Seseorang yang jarang mengganti sepatu dan kaos kaki lebih berisiko mengalami bau kaki. Tapi selain itu, ada pula kondisi lain yang bisa membuat seseorang mengalami bau kaki, antara lain :

  • Stres berlebihan
  • Sering berkeringat karena olahraga atau kondisi hiperhidrosis
  • Perubahan hormon, misalnya pada remaja dan ibu hamil
  • Efek samping obat-obatan tertentu
  • Kurap atau infeksi jamur di kaki (athlete‚Äôs foot)

Cara Mengatasi Bau Kaki

Hindari 5 Penyebab Bau Kaki Ini - Health Liputan6.com
Source : Liputan6.com

Ada beberapa cara mudah untuk mengatasi bau kaki. Apa saja?

  • Kenakan kaos kaki yang menyerap keringat

Pilihlah kaos kaki yang terbuat dari wol atau katun karena bisa menyerap keringat lebih baik.

  • Gunakan sepatu yang berbeda

Kalau lagi santai, gunakan sepatu sandal atau sepatu yang sedikit terbuka. Pilihlah sepatu dengan bahan kulit atau kanvas daripada bahan sistetis untuk meminimalkan munculnya bau. Baiknya sepatu dicuci atau dijemur setidaknya 2 hari sekali untuk mencegah munculnya bau.

Ada juga beberapa cara seperti dilansir dari Webmd, antara lain :

  • Merendam kaki dengan garam epsom atau cuka apel

Caranya, campurkan setengah cangkir garam epsom ke dalam air hangat. Kaki direndam hingga 20 menit seminggu sekali.

Garam epsom membantu menghilangkan kelembapan kulit sehingga memusnahkan bakteri yang bandel.

Selain garam epsom, cuka apel juga bisa jadi pilihan. Caranya, campurkan dua bagian air hangat dengan satu bagian cuka sari apel atau putih.

  • Taburkan bedak dan jaga kaki tetap kering

Bedak bisa menyerap keringat sehingga mengurangi bau. Selain itu, kalau keringat dirasa berlebihan, gunakan antiperspirant di bagian bawah kaki.

  • Menjaga kebersihan kaki

Cucilah kaki saat mandi atau menggosokkannya dengan air hangat. Lalu, keringkan kaki secara menyeluruh, termasuk antara jari-jari kaki. Jaga juga kuku kaki tetap bersih dan rapi.

  • Disinfektasi sepatu

Disinfektasi efektif membantu mengurangi bau kaki. Caranya dengan menyemprotkan ke sepatu sampai mengering sendiri. Disinfektasi akan membunuh bakteri yang hidup di sepatu sehingga mengurangi bau tak sedap.

Baca Juga :

shape
shape